Salam Kenal Micro Banker’s !!!


Sejak awal tahun 2000 bisnis micro banking mengalami pertumbuhan yang signifikan…Para praktisi perbankan mulai menyadari bahwa bisnis keuangan pada sektor mikro ternyata lebih memiliki resistensi terhadap perubahan iklim ekonomi global yang memburuk seperti yang tejadi pada tahun 1997 dimana Indonesia mengalami krisis ekonomi yang membuat sektor usaha menengah keatas dan dinilai bankable oleh praktisi perbankan pada saat itu terpuruk dan menghasilkan banyak kredit bermasalah yang merugikan lembaga keuangan perbankan itu sendiri.

Pada awal tahun 2000 itulah kemudian ramai Bank Umum melakukan penetrasi ke pasar ekonomi mikro,  dimulai oleh Bank Danamon yang meluncurkan Danamon Simpan Pinjam (DSP), kemudian disusul oleh Bank lain dengan kegiatan usaha sejenis. Penetrasi penyediaan jasa keuangan di pasar mikro tersebut terbukti bermanfaat dan  menguntungkan karena selain Bank dapat memberikan fungsi mediasinya kepada pasar yang jauh lebih luas juga bank pun menikmati keuntungan dari interest margin yang cukup tebal karena pelaku ekonomi mikro cenderung tidak terpengaruh signifikan oleh tingginya suku bunga.

Demikian halnya dengan pertumbuhan Bank Syariah di Indonesia, kendati total asset perbankan syariah belum mencapai 5% dari total agregat asset perbankan Indonesia, namun year on year pertumbuhannya menunjukkan kenaikan yang signifikan. Dimulai oleh Bank Muamalat sebagai Bank Syariah pertama di Indonesia yang kemudian disusul oleh Bank Syariah Mandiri yang saling mengejar sebagai Bank Syariah terbesar di Indonesia kendati banyak Bank Umum yang kemudian juga  membuka unit bisnis syariah. Terakhir Bank Rakyat Indonesia pun membuka BRI Syariah yang merupakan anak perusahaannya. Kembali pasar mikro kemudian menjadi target pemasaran perbankan syariah dengan dibentuknya devisi usaha mikro diperbankan syariah dengan warung mikro Bank Syariah Mandiri sebagai contohnya.

Ramainya pasar mikro juga diwarnai dengan kehadiran lembaga keuangan seperti PNM (Permodalan Nasional Madani) melalui unit Ulamm nya, lembaga yang dibentuk oleh Ketetapan MPR tersebut sedianya dibentuk untuk merecovery perekonomian Indonesia pasca krisis ekonomi 1997 dengan menyalurkan dana pemerintah kepada Perbankan melalui skema channeling maupun konsultatif untuk memperbaiki kinerja perbankan pada waktu itu dalam menyalurkan dana kepada masyarakat yang kemudian peranannya ditingkatkan lagi dengan bersentuhan langsung kepada masyarakat ekonomi mikro melalui unit Ulamm tersebut diatas.

Fakta tersebut menunjukkan betapa masyarakat ekonomi mikro saat ini menjadi pasar yang sangat potensial, strategis, dan sangat menarik bagi perbankan dan lembaga keuangan. Namun juga kemudian juga menjadi tantangan persaingan yang cukup berat bagi kalangan Bank Perkreditan Rakyat dan Koperasi yang secara alamiah seharusnya merupakan lembaga keuangan yang paling berkuasa di sektor ekonomi ini.

Secara nasional fakta-fakta tersebut diatas sangat menguntungkan bagi masyarakat mikro dalam mengembangkan dan menumbuhkan usahanya karena banyak pilihan dan dana yang luar biasa besar tersedia untuk mendukung pengusaha mikro, kecil dan menengah.

Bagaimana halnya dengan Bank Perkreditan Rakyat dan Koperasi?

Tentu bukan suatu hal yang mudah bagi mereka untuk bersaing dengan Bank Umum dalam berebut pasar mikro. Selain keterbatasan dalam penyediaan setoran permodalan dan Tingkat Kesehatan Bank sesuai standar kesehatan perbankan oleh Bank Indonesia, mereka juga harus bersaing secara ketat dalam penyediaan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, Kebijakan Kredit dan Operasional sesuai Standar Manajemen Resiko yang baik serta ketertinggalan dalam Sistem Informasi Manajemen dan IT.

Fakta menunjukkan bahwa sebuah BPR sebesar BPR Karyajatnika Sedaya (BPR KS) yang berlokasi di Bandung dengan asset yang kini mencapai Rp.1,3 Trilyun telah memiliki Kebijakan Kredit dan Operasional yang baik dan diberlakukan secara tegas serta didukung oleh sistem informasi dan manajemen/IT yang mutakhir.

Atas dasar tersebut diatas, blog ini kami buat sebagai sarana bagi kami untuk membantu dan saling berbagi informasi demi pengembangan pelaku perbankan mikro seperti BPR dan Koperasi.

Semua dukungan, saran, dan komentar yang membangun sangat kami harapkan demi tercapainya maksud dan tujuan blog ini.

Terima Kasih,

Best Regard

Dony Norbianto

Leave a comment

Filed under Kredit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s